Tampilkan postingan dengan label STEP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STEP. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

TUTORIAL TRACING WAJAH DENGAN ILLUSTRATOR

STEP 1

Persiapkan gambar wajah yang ingin dibuat vectornya. Agar lebih nyaman dalam bekerja, kunci posisi gambar agar tidak bisa terseleksi. Caranya, klik pada gambar. Pada menu bar, pilih Object > Lock > Selection (Ctrl + 2).

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 2

Saya lebih suka memulai dengan membuat bagian yang rumit terlebih dahulu. Ini cuma masalah cara, tidak masalah jika anda ingin membuat bagian yang rumit belakangan. Dalam kasus ini, saya memulai dengan membuat bagian mata.

Buat dua bentuk objek, yang satu menggunakan pen tool (P) untuk bagian mata berwarna putih, yang satunya lagi menggunakan Ellipse Tool (L) untuk bagian mata berwarna hitam. Jika sudah, pada menu bar pilih Window > Pathfinder (Shift + Ctrl + F9) untuk membuka pathfinder palette. Klik kedua objek tersebut, lalu pada pathfinder palette, klik devide. Klik kanan pada objek lalu pilih ungroup. Hapus bagian luar mata yang berasal dari objek lingkaran.

Gambar Vector Wajah di IllustratorGambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 3

Buat beberapa objek mengikuti intensitas pencahayaan pada gambar. Perhatikan gelap dan terang bayangan pada gambar. Buat, objek-objek tersebut menggunakan Pen tool (P). Sedikit info: Untuk tracing vector wajah yang rumit seperti ini, kita akan sangat banyak menggunakan pen tool (P), jadi saya sarankan untuk yang belum menguasai penggunaan pen tool, untuk membaca sebuah tutorial lengkap mengenai penggunaan pen tool disini : Illustrator’s Pen Tool: The Comprehensive Guide

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 4

Masih dengan menggunakan Pen tool (P), lengkapi dengan membuat bagian mata di sisi yang satunya. Untuk bagian alis, saya pribadi lebih senang menggunakan Pencil Tool (N). Tapi sekali lagi, ini cuma masalah style. Tidak masalah jika anda membuatnya menggunakan Pen tool, yang penting nyaman saat pemakaian dan hasilnya bagus.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 5

Lanjutkan dengan membuat beberapa bagian yang umum pada wajah seperti hidung, bibir, dan kepala.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 6

Sekarang kita masuk pada tahap pencahayaan. Saya sarankan untuk mengubah mode warna gambar menjadi grayscale, karena dengan mode warna grayscale, kita bisa meraba intensitas pencahayaan gambar dengan lebih mudah. Gambar aslinya dicopy dulu, karena masih kita butuhkan pada saat proses pewarnaan. Untuk mengubah gambar ke mode grayscale, caranya pilih gambar, lalu pada menu bar pilih edit > edit color > convert to grayscale.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 7

Saatnya membentuk bayangan-bayangan pada objek wajah, ikuti kontur yang terdapat pada gambar.

Gambar Vector Wajah di IllustratorGambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 8

Sekarang masuk kepada langkah pewarnaan. Buat beberapa warna dasar untuk objek vector wajah. Warna dasar berfungsi untuk memberikan gambaran dasar terhadap pewarnaan yang lebih detail nantinya. Dalam tutorial ini, saya menggunakan warna monochromatic untuk warna dasar. Anda dapat membaca sedikit gambaran terhadap warna monochromatic pada artikel ini : 5 hal penting terkait warna pada desain grafis.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 9

Tambahkan detail-detail yang diperlukan pada gambar, tentu dengan mengacu pada gambar wajah yang sebenarnya. Seperti pada gambar-gambar dibawah, saya menambahkan detail untuk beberapa bagian seperti pada bola mata, bagian bibir, dan shadow-shadow soft beberapa bagian.

Gambar Vector Wajah di IllustratorGambar Vector Wajah di IllustratorGambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 10

Kita selesai untuk bagian wajah. Sekarang beralih kebagian rambut. Gunakan Pen tool (P) untuk membentuk rambut seperti gambar dibawah ini.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 11

Buat bentuk seperti gambar dibawah untuk membuat bagian rambut berwarna putih, kemudian copy (Ctrl + C) bagian rambut berwarna hitam yang kita buat di STEP 10 tadi, lalu tekan Ctrl + F untuk paste objek rambut tepat diatasnya. Pilih objek rambut hasil copian dan objek rambut berwarna putih, lalu buka Pathfinder palette dan klik ikon Intersect Shape Area.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 12

Gunakan tehnik yang sama (intersect) untuk membuat beberapa bagian rambut yang lain.

Gambar Vector Wajah di Illustrator


STEP 13

Berikan warna gradasi pada rambut dengan menggunakan gradient tool (G).

Gambar Vector Wajah di Illustrator

STEP 14

Tambahkan beberapa bentuk untuk memberikan sedikit detail di bagian rambut (lihat gambar dibawah). Agar lebih mudah, gunakan fungsi intersect pada Pathfinder palette untuk memotong bentuk rambut yang telah dibuat dengan pen tool. Jika sudah, pilih window > Trancparency untuk membuka transparency palette. Klik pada objek bentuk rambut yang baru saja ditambahkan, lalu pada Transparency palette, ubah blending mode dari normal menjadi multiply, dan atur opacity sebesar 50 %.

Gambar Vector Wajah di Illustrator

Hasil Akhir :

Gambar Vector Wajah di Illustrator

Well, saya tidak melengkapi seluruh bagian gambar karena sepertinya bagian wajah saja cukup untuk menjelaskan tehnik pembuatan gambar vector wajah. Kesimpulannya, menggambar vector wajah tidak rumit karena kita hanya menggunakan beberapa tool saja seperti pen tool dan beberapa fungsi pada pathfinder palette. Hanya saja mungkin membutuhkan sedikit kesabaran dalam membuat detail yang bagus.


Sumber : http://belajardesaingrafisbersamawahyu.blogspot.co.id/2012/07/tutorial-tracing-wajah-dengan.html

Teknik Cropping Dengan Adobe Photoshop

 
Bisa dikatakan bahwa teknik cropping adalah tekhnik dasar yang sangat dibutuhkan bagi para graphic designer. Benar begitu? Mudah – mudahan :-)
Apalagi melakukan cropping membutuhkan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi anda tidak usah takut, kita akan coba membahasnya disini, dan harus diingat “Best Teacher Is Practice“.
Sebenarnya apa itu Cropping?. Kalau menurut para pakar dan pembuat aplikasi Adobe Photoshop:
“Cropping is the process of removing portions of an image to create focus or strengthen the composition.”
Artinya, tolong diartiin sendiri ya hehehe, tapi intinya memotong sebagian objek pada bidang gambar untuk memisahkan objek yang satu dengan lainnya. Mungkin kira – kira begitu.
Oke, cukup dengan teori, bagaimana dengan prakteknya?
  1. Jalankan aplikasi Adobe Photoshop
  2. Buka file gambar yang ingin anda crop.
  3. Klik pada Zoom tool atau tekan tombol Z pada keyboard untuk melakukan pembesaran pada gambar. Persentase zoom tergantung besar dan ukuran file gambar anda. Ini dilakukan untuk mempermudah kita dalam melakukan cropping sehingga lebih presisi.
  4. Aktifkan Pen tool Pen tool atau bisa juga dengan menekan tombol P pada keyboard. Pilihlah opsi Paths pathoption.gif pada Option bar.
  5. Mulailah dengan membuat path dasar dengan membuat point awal pada gambar dan point – point seterusnya dengan mengklik pada lokasi yang anda inginkan. Sedikit saran, alangkah lebih baik jika point – point tersebut berada pada titik pertemuan bagian – bagian objek. Misalnya pertemuan belahan rambut atau leher dengan bahu. Perhatikan gambar berikut ini.
    crop2.gif
  6. Setelah anda selesai membuat path dasar, kita akan mengedit path tersebut agar dapat mengikuti lekuk – lekuk pada objek. Caranya, klik tahan pada Pen tool untuk menampilkan sub menu, dan pilihlah Convert Point Tool Convert Point tool.
  7. Dengan Convert Point Tool aktif, klik satu kali pada path dan mulailah dengan mengedit setiap point pada path dengan cara mengklik dan tahan pada point – point yang telah kita buat sebelumnya kemudian drag ke arah atas, bawah, kiri atau kanan seperti pada gambar.
    crop3.gif
    Perhatikan bahwa secara otomatis dua buah Curve Point akan terbentuk. Aturlah curve point tersebut dengan cara men-drag-nya mengikuti pola gambar. Perhatikan gambar berikut, untuk melihat perbedaan sebelum mengedit curve point dan sesudah.
    crop4.gif
  8. Ulangi langkah no.7 tersebut pada point – point lainnya sehingga hasilnya terlihat seperti ini.
    crop5.gif
    Sedikit tips untuk anda, jika anda merasa kurang sreg dengan posisi point yang telah anda buat sebelumnya, anda bisa merubah posisinya dengan menahan tombol Ctrl pada keyboard sambil menggeser point yang ingin anda rubah posisinya.
  9. Kemudian klik kanan persis pada path untuk menampilkan pop-up menu, dan pilihlah Make Selection,
    crop6.gif
    untuk membuat seleksi sesuai dengan path yang telah kita edit.
  10. Klik menu [Select] – [Inverse] atau tekan tombol Shift+Ctrl+I pada keyboard beberapa kali dengan tetap memastikan bahwa seleksi akhir adalah objek dan yang ingin kita crop adalah objek. Proses ini dilakukan agar bidang seleksi lebih halus.
  11. Klik menu [Edit] – [Copy] atau tekan tombol Ctrl+C pada keyboard dan buat file baru dengan mengklik pada menu [File] – [New] atau tekan tombol Ctrl+N pada keyboard. Atau bisa juga anda mem-Paste-nya pada bidang gambar lain.
  12. Selesai sudah, perhatikan hasilnya pada gambar berikut ini.crop7.gif 

sumber : https://tianzega.wordpress.com/2007/06/01/teknik-cropping-dengan-adobe-photoshop/

 
biz.